Katasapa Gelar Parade Baca Puisi “Epitaf Tanah Perwira”


Penyair Agustav Triono membacakan puisi dalam Parade Puisi Buku 'Epitaf Tanah Perwira", di Bioskop Misbar, kompleks Taman Kota Usman Janatin Purbalingga, Sabtu (3/10) malam. (Foto :ist)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga kembali menghangatkan seni di Purbalingga.  Salah satunya menggelar Peluncuran buku sekaligus parade baca puisi dari buku Epitaf Tanah Perwira, Sabtu (3/10) malam. Perhelatan tersebut dilaksanakan di kompleks Bioskop Misbar kompleks Taman Kota Usman Janatin.

 Buku tersebut diluncurkan oleh Bowo Leksono, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Purbalingga (DKP) Bowo Leksono didampingi Ketua Katasapa Ryan Rachman. Dalam sambutan singkatnya Bowo Leksono berharap buku tersebut tidak berhenti hanya sampai peluncuran dan pembacaan puisi saja namun bisa didiskusikan terutama di kalangan generasi muda.

Ryan Rachman mengungkapkan judul Epitaf Tanah Perwira dipilih menyiratkan semacam catatan kecil di atas monumen yang merangkum karya puisi "wong Purbalingga". Selain para penulis puisi yang tinggal di Purbalingga, buku tersebut juga memuat karya dari para penulis kelahiran Purbalingga yang kini bermukim di berbagai kota di Indonesia. Ada 60 kontributor lintas generasi yang puisinya termaktub dalam buku tersebut.

Menurut Agustav Triono, panitia acara, peluncuran yang dilanjutkan parade baca puisi dari para penulis bertujuan untuk memberi ruang ekspresi dan apresiasi para penikmat sastra. Acara dilaksanakan secara virtual live streaming di kanal YouTube Misbar Purbalingga. Dihadiri sekitar 50 penonton dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Ada 15 penampil yang membacakan puisinya malam itu. Mereka adalah ?Trisnanto? Budidoyo, Agustav Triono, Lintang Kumalasari, Septiningsih, Ag. Andoyo Sulyantoro, Lilian Kiki Triwulan, Ikrom Rifa'i, Titi Budi Rahayu, Windu Setyaningsih, Yudi Pranoto, Vandi Romadhon, Septiono Bangun S, Arto Wibowo, Lelly Faizatillah dan Jarot C.Sety?oko. Selain itu juga ditayangkan musikalisasi puisi dari Asa Jatmiko yang kini bermukim di Kudus.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt