Rapat Anggota Tahunan KONI Jateng Gunakan Sistem Daring


SEMARANG, WAWASANCO- Rapat  Anggota Tahunan (RAT) KONI Jawa Tengah yang akan berlangsung Kamis dan Jumat (17-18/12) besok, dipastikan menggunakan sistem daring (online). Hal itu mengacu dari kebijakan Disporapar Jateng tertanggal 15 Desember 2020 tentang permohonan izin  yang ditandatangani Kadisporapar Sinoeng N Rachmadi.
Ketua Panitia RAT Heny Setyawati menjelaskan hal itu saat membuka rapat panitia di Kantor KONI  Jateng, Selasa (15/12).
‘’Kami baru saja menerima surat balasan dari Disporapar Jateng  tentang permohonan izin RAT. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa mengacu Surat Edaran Gubernur Jateng tentang suatu pertemuan di suatu tempat maksimal 50 peserta, sisanya dengan daring,’’ kata Heny.
Atas kondiisi itu, kemudian Ketua Umum KONI Jateng  Subroto langsung bersikap bahwa KONI harus mematuhi  arahan Kadispora Jateng. ‘’Jadi saya putuskan RAT dilakukan dengan cara daring. Hal ini pun sudah dilakukan KONI Pusat saat Rakernas yang lalu,’’ katanya.
Sebelumnya KONI Jateng sudah merancang RAT dilakukan secara blended yang gabungan daring dan luring. Dari 35 KONI Kota/Kabupaten dan 67 cabang olahraga, masing-masing akan diundang satu utusan untuk datang langsung di Hotel Patra Jasa Semarang.  Sedangkan lainnya mengikuti secara daring (online).
Kendati dilakukan secara daring, namun tidak akan mengurangi bobot dan kualitas rapat. Gawe besar KONI Jateng untuk tahun 2021 akan menjadi bahasan yakni pengiriman kontingen ke PON Papua 2021, pematangan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022, dan mekanisme pemilihan ketua umum KONI Jateng 2020-2024 yang akan digelar akhir tahun 2021.
‘’Materi  yang akan dibahas tetap sama, tidak ada yang berkurang,’’ tegas Subroto.
Salah satu hal yang tetap dijalankan adalah pengurus KONI dan staf kantor KONI tetap menjalankan rapid test. Mereka merupakan panitia pelaksana yang merupakan bagian dari 50 orang yang akan hadir pada RAT. 
 ‘’Panitia yang hadir tetap harus benar-benar negative dari Covid-19.  Adapun peserta daring, tidak wajib,’’ kata Heny. 

Penulis : wis
Editor   : edt