Masa Tanggap Darurat Bencana Merapi Diperpanjang


Edy Susanto

MUNGKID, WAWASANCO- Untuk kali keempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana Merapi. 

 

"Perpanjangan masa tanggap darurat ini berlaku sejak 16 Januari lalu sampai 14 Februari mendatang," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Rabu (20/1/2021).

 

Dijelaskan, perpanjangan masa tanggap darurat bencana Merapi, dituangkan dalam keputusan Bupati Magelang Nomor 180.182/9/kep/46/2021.

 

Salah satu hal yang mendasari keputusan ini, adalah adanya laporan aktivitas gunung Merapi dari BPPTKG, periode pengamatan 10 Januari 2021. Isinya, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih siaga, dengan rekomendasi perkiraan daerah bahaya meliputi beberapa desa di Kecamatan Dukun.

 

Pertimbangan lain, sampai saat ini masih ada pengungsian. Meski jumlahnya fluktuatif.

 

"Biasanya pagi ini naik (pulang ke.desa), nanti malam turun (kembali ke tempat pengungsian) lagi. Demikian seterusnya sehingga sangat fluktuatif," katanya.

 

Edy memaklumi masih banyak pengungsi Merapi yang pulang atau pergi, lantaran faktor psikologis. "Sebagian rasa takut karena sering mendengar suara guguran lava," ujarnya.

 

Jumlah pengungsi saat ini ada 462 jiwa. Mereka mengungsi di Balai Desa Deyangan 121 jiwa dari Desa Krinjing; 341 di TEA Banyurojo dan Balai Desa Mertoyudan yang berasal dari Dusun Babadan I dan Babadan II Desa Paten. 

 

Sedangkan seluruh pengungsi dari Dusun Banaran dan Gondangrejo, Desa Keningar sebanyak 37 jiwa, sudah kembali ke rumah masing-masing. 

Penulis : tbh
Editor   : edt