UT Apresiasi Kegiatan Santri Menulis


Walikota Semarang Hendy Hendrar Prihadi memukul kentongan menandai dilaksanakan kegiatan Santri Menulis. (Foto :Dok)

SEMARANG, WAWASANCO- Universitas Terbuka (UT) Semarang mengapresiasi kegiatan Gerakan Santri Menulis yang digagas Suara Merdeka dan sudah bergulir selama 25 tahun. Menurut Kepala UPBJJ-UT Semarang Dr Suparti MPd, lewat acara ini, selain mendukung kegiatan literasi di lingkungan pondok pesantren, pihaknya ingin UT dikenal di kalangan santri.
Kami memang menginginkan UT tersosialisasi di pondok dan para santri bisa tahu bagaimana program belajar jarak jauh yang kami adakan. Makanya selain menuanrumahi kegiatan Santri Menulis, kami bersosialisasi ke pondok,'' kata Suparti, saat ditemui usai acara pembukaan Gerakan Santri Menulis di kampus UT Semarang, Mangkang, Sabtu (11/5). 
Dalam acara yang dibuka Walikota Semarang Hendrar Prihadi tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan UT hadir, diantaranya Kepala UPBJJ-UT Purwokerto Drs Raden Sudarwo MPd,  dan perwakilan UT Pusat Dr Etty Puji Lestari SE MSi dan Dr Amalia Sapriati MA.
Menurut Suparti, program Santri Menulis merupakan kegiatan yang positif. Selain mendapatkan berkah di bulan Ramadan, juga membiasakan menulis di kalangan santri. ''Kegiatan menulis, terlebih di media massa, saat ini menjadi tren. Jadi santri nantinya tak hanya membaca, namun melatih menulis untuk menuangkan gagasan,'' katanya.
Tulisan Terpercaya
Sementara itu, Walikota Hendrar Prihadi dalam sambutannya juga mengapresiasi kegiatan yang sudah dimulai sejak tahun 1994 ini. ''Jika dalam sebulan ada 10-15 kegiatan dan tiap titik diikuti 200-an santri, maka dalam sebulan ada 2.000 santri yang cakap menulis,'' kata Hendi, panggilan akrabnya.
Ditegaskan Hendi, dia berharap, dari kegiatan ini santri bisa menulis. Tulisan yang diciptakan hendaknya bisa sesuai kaidah-kaidah dan norma. Maka dari itu, dia minta agar peserta bisa  menyerap ilmu dengan sungguh-sungguh.
Belajarlah dari nara sumber ini caranya gawe tulisan sing apik, teknik menulis jurnalistik. Tulisan yang bisa sesuai kaidah, agar bisa tercipta tulisan yang bisa menginspirasi, tulisan yang bisa dipercaya masyarakat,'' imbuhnya. Turut hadir dalam acara itu, Ketua MUI Jateng Achmad Darodji,  Pemred Suara Merdeka Gunawan Permadi, Pemred Wawasan Aulia A Muhammad dan Pemred Suara Merdeka.com Setiawan Hendra Kelana.

Penulis : wishnu ajie
Editor   : jks